Rabu, 01 September 2010

Pengertian Holding company, Trust, Kartel, Asosiasi perdagangan, Joint venture, Gentlement agreement, Franchise, Lisensi, Hybrid

Definisi Tentang :
-Holding company.
Perusahaan induk atau Holding Company adalah perusahaan utama yang membawahi beberapa perusahaan yang tergabung ke dalam satu grup perusahaan. Melalui pengelompokan perusahaan ke dalam induk perusahaan, bertujuan untuk meningkatkan atau menciptakan nilai pasar perusahaan (market value creation).
Contoh : Trans Corp mempunyai 2 cabang Perusahaan Stasiun televise, yaitu Trans 7 dan Trans TV

-Trust
Trust atau kepercayaan yaitu suatu kepercayaan dari atasan untuk bawahan atau sebaliknya. Hubungan tersebut merupakan hal yang sangat penting agar kerjasama dapat tercipta dengan efektif. Bentuk trust yang muncul sangat jelas terjadi ketika atasan dan bawahan saling mengenal Knowledge Based Trust atau pengetahuan berdasarkan kepercayaan , namun baik di awal hubungan mereka ketika mereka masih menjadi stranger atau orang asing.
Contoh : Atasan yang memberikan suatu pekerjaan kepada bawahannya dengan penuh kepercayaan.

-Kartel
sering terbentuk oleh para peserta tender bertujuan untuk memanipulasi pemenang tender, yang menguntungkan salah satu anggota kartel tersebut. Praktik yang juga digolongkan sebagai korupsi ini dapat dilakukan dengan atau tanpa adanya keterlibatan pejabat Negara didalamnya. Sementara, kolusi biasanya merupakan bentuk kesepakatan dari peserta tender untuk menetapkan giliran pemenang tender atau kesepakatan pembayaran kompensasi kepada pihak yang kalah dalam tender karena memasukan penawaran yang lebih tinggi.

Contoh: praktik monopoli dan persaingan usaha, kesepakatan dalam penetapan dan kenaikan harga, serta pembagian pasar.

-Asosiasi perdagangan
adalah suatu pengorganisasian yang terbentuk atas kerjasama para pedagang.

Contoh : Kumpulan para pedagang barang – barang elektronik yang ada di BEC (Bandung Electronik Center)

-Joint venture
adalah bergabungnya suatu perusahaan dengan perusahaan lain untuk menjalankan aktivitas ekonomi bersama. Pihak-pihak itu setuju untuk berkelompok dengan menyumbang keadilan pemilikan dan kemudian saham dalam penerimaan, biaya , dan kontrol perusahaan.
Contoh : perusahaan ASUS dan Gigabyte, Gaikindo (Gabungan Agen Tunggal dan Asembler Kendaraan Bermotor), Asosiasi Panel Kayu Indonesia (APKINDO), ASI dan APKI (Asosiasi Pabrik Kertas
Indonesia).

-Gentlemen Agreement
Bila salah satu pihak melanggar, maka tidak dapat lagi dipercaya. Maka dibuatlah MoU sebagai pengikat perjanjian bisnis. Tetapi masih banyak yang melanggar MoU, karena ada saja pasal-pasal dalam perjanjian tersebut yang menjadi titik lemah untuk dilanggar.
Contoh : Kerjasama Industri-industri formal/Informal.

-Franchise
ialah waralaba dimaknai lebih luas, pemberi waralaba tidak hanya memperkenankan penerima waralaba untuk memakai merek/logo/hak ciptanya, tetapi turut pula mengatur internal perusahaan. Baik mengenai karyawan, pelatihan, lokasi, bahan baku hingga strategi pemasarannya.
Contoh : KFC, Chandra Toserba, alfamart

-Lisensi
Dapat diartikan sebagai adanya sebuah izin yang telah terdaftar yang diberikan kepada pihak lain dengan ikatan perjanjian menggunakan merek tersebut dengan jangka waktu dan syarat tertentu.
Umumnya Lisensi selalu berbicara tentang hak kekayaan intelektual sehingga lisesnsi tak hanya berbicara tentang merek semata namun juga bisa lisensi Hak Cipta,Perangkat Lunak bahkan sampai dengan lisensi Teknologi.
Contoh : Software Antivirus Kaspersky

-Hybrid
adalah penggabungan antara merk 1 dan merk 2 yang berlainan menjadi satu produk barang, tetapi tidak lepas dari karakter unsur tersebut.
Contoh : Softener Soklin, Soklin yaitu detergen pakaian untuk membersihkan kotoran yang ada di pakaian dan Softener adalah produk pengharum dan pelembut pakaian.


Daftar Pustaka :

www.library.ohiou.edu
http://tn.upi.edu
http://id.wikipedia.org
http://one.indoskripsi.com

4 komentar: