Rabu, 01 September 2010

CONTOH KOMUNIKASI ANTAR BUDAYA

KOMUNIKASI ANTAR BUDAYA

Ini adalah pengalaman pribadi saya yang berkaitan dengan komunikasi antar budaya, ketika saya baru pindah ke bandung, saya masih banyak membawa adat – adat Jawa saya, sebab saya adalah orang Jawa Tulen, contohnya seperti bahasa Jawa yang saya gunakan masih sangat kental. Ketika saya bertemu dengan teman saya yang sesama dari suku Jawa dan teman dari suku Sunda , otomatis saya menggunakan bahasa jawa dengannya tanpa memperdulikan teman saya yang berasal dari suku Sunda. Saya banyak bercerita dengan teman saya yang berasal dari Jawa dengan asyiknya. Ketika teman saya yang berasal dari Sunda ingin pergi mencari makan di luar, tidak sengaja saya pun bertanya kepadanya dengan bahasa Jawa “ arep neng ndi?” yang artinya mau kemana? Tapi dia malah tertawa terbahak – bahak dengan kata – kata yang telah aku ucapkan tadi. Otomatis saya bertanya – tanya kepadanya. Ada apa tertawa? Ada yang lucu? Dia pun menjawab, aku bukan “ Neng ” yang artinya panggilan untuk wanita dalam bahasa Sunda, tapi aku “ Jang “ yang artinya panggilan untuk anak laki – laki dalam bahasa Sunda. Dia pun tertawa tak berhenti – henti. Saya pun tersipu malu kepadanya. Itulah sedikit pengalaman saya tentang Komunikasi Antar Budaya yang telah saya alami ketika baru di Kota Bandung. Sangat mengesankan.

1 komentar:

  1. Pengalaman yang menarik. Saya juga sering pindah-pindah daerah sewaktu kecil tapi tidak pernah mengalami kesalahan komunikasi lintas budaya seperti itu. Nice sharing ^^
    http://guritno.ipb.ac.id

    BalasHapus